Langsung ke konten utama

Inilah Resiko Terlambat Membayar Premi Asuransi!

Apakah resikonya jika kita sampai terlambat membayar premi asuransi? Untuk memperoleh perlindungan dalam kehidupannya, sebagian besar orang akan mendaftarkan diri di perusahaan asuransi. Tidak hanya asuransi jiwa, saat ini sudah ada banyak sekali ragam asuransi yang bisa dipilih sesuai kebutuhan Anda. Di antaranya meliputi asuransi rumah, asuransi kendaraan, asuransi pendidikan, asuransi pekerjaan, dan lain-lain.

Salah satu kewajiban Anda sebagai pemegang polis asuransi adalah membayar premi setiap kurun waktu tertentu. Ada premi yang harus dilunasi setiap bulan, 3 bulan sekali, 6 bulan sekali, atau setiap tahun. Besarnya premi pun berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing perusahaan asuransi serta jenis asuransi yang Anda pilih. Premi ini bisa diibaratkan seperti iuran yang harus dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Namanya juga manusia pasti tidak akan luput dari kata lupa. Begitu pula dengan Anda saat ini yang mungkin secara tidak sengaja lupa membayar premi asuransi hingga akhirnya terlambat melunasinya. Bisa jadi karena Anda terlalu sibuk akhir-akhir ini, tidak sempat membayarkan, atau memang benar-benar lupa dengan kewajiban membayar premi. Sayangnya ialah kelupaan Anda tersebut sampai terlambat membayar premi akan berdampak pada sanksi yang sangat serius.

resiko-terlambat-membayar-premi.jpg

Sanksi yang pasti akan Anda terima jika sampai terlambat membayarkan premi adalah polis asuransi Anda akan otomatis dibatalkan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Kedengarannya memang kejam sekali ya. Bayangkan saja kemarin-kemarin Anda telah rajin melunasi premi secara tepat waktu. Gara-gara terlambat sekali, polis tersebut hilang semuanya. Namun jika Anda mau meluangkan waktu sejenak, kebijakan mengenai sanksi ini sebenarnya sudah ada di dalam kontrak kerja sama yang telah Anda tanda tangani sewaktu pertama kali mendaftar di perusahaan asuransi.

Jadi sekali lagi kami ingatkan bahwa resiko yang akan dialami bila sampai terlambat membayar premi adalah polis asuransi Anda akan dibatalkan secara otomatis. Dengan kata lain, Anda tidak akan lagi terlindungi oleh asuransi yang telah dibatalkan tersebut. Lantas, kapan sih waktu pembayaran premi yang akan dikatakan terlambat? Ada dua landasan hukum biasanya dijadikan oleh dasar bagi perusahaan asuransi dalam menentukan waktu pembayaran premi oleh para nasabahnya.

  1. Ketentuan dalam PSAKI

Perusahaan-perusahaan asuransi di Indonesia biasanya menggunakan landasan hukum berupa ketentuan dalam PSAKI (Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia) tentang Pembayaran Premi khususnya pasal 2 yang menyebutkan bahwa setiap premi terhutang harus sudah dibayar lunas dan secara nyata telah diterima seluruhnya oleh pihak Penanggung…. 2.1.1 maka pelunasan pembayaran premi harus dilakukan dalam tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari kalender dihitung dari tanggal mulai berlakunya Polis.

  1. Polis Standar AAUI

Selain berpedoman pada ketentuan PSAKI, perusahaan asuransi juga biasanya berpatokan pada polis-polis standar AAUI (Asosiasi Asuransi Umum Indonesia). AAUI adalah sebuah lembaga nonpemerintah yang menjadi tempat berkumpulnya perusahaan-perusahaan asuransi di Indonesia. Polis standar AAUI menyatakan bahwa pembayaran premi wajib telah dilunasi selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari. Jika terjadi keterlambatan pembayaran premi yang dilakukan oleh nasabah baik secara sengaja maupun tidak sengaja, maka polis ">asuransi tersebut akan dibatalkan secara otomatis dengan sendirinya tanpa harus melalui pemberitahuan terlebih dahulu. Perusahaan asuransi terkait juga akan dibebaskan dari semua tanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul sejak tanggal pembatalan yang dimaksud.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Tips Memilih Asuransi Pengiriman Barang dari Indonesia ke Jepang

  Mengirim barang dari Indonesia ke Jepang membutuhkan perencanaan yang matang, termasuk perlindungan terhadap risiko yang mungkin terjadi selama proses pengiriman. Risiko seperti kerusakan, kehilangan, atau keterlambatan dapat berdampak besar, terutama jika barang yang dikirim memiliki nilai tinggi atau bersifat penting. Untuk itu, memilih asuransi pengiriman barang menjadi langkah bijak untuk memastikan keamanan barang selama perjalanan. Berikut adalah beberapa tips penting dalam memilih asuransi pengiriman barang dari Indonesia ke Jepang. 1. Pahami Jenis Asuransi Pengiriman Barang Sebelum memilih asuransi, penting untuk memahami jenis-jenis perlindungan yang tersedia: All Risk Coverage : Memberikan perlindungan menyeluruh untuk kerusakan atau kehilangan barang akibat berbagai risiko, kecuali risiko tertentu yang dikecualikan dalam polis. Total Loss Only (TLO) : Perlindungan ini hanya berlaku jika seluruh barang hilang atau mengalami kerusakan total, sehingga tidak mencakup...

5 Tips Memilih Asuransi Jiwa Saat Tinggal di Jepang yang Bagus

  Memilih asuransi jiwa saat tinggal di luar negeri, termasuk di Jepang, adalah keputusan penting yang memerlukan pertimbangan matang. Asuransi jiwa dapat memberikan perlindungan finansial bagi Anda dan keluarga Anda dalam situasi yang tidak terduga. Berikut adalah tips memilih asuransi jiwa saat tinggal di Jepang, serta cara mengirim barang ke Jepang. Tips Memilih Asuransi Jiwa di Jepang 1. Pahami Kebutuhan Anda Sebelum memilih asuransi jiwa, pertimbangkan kebutuhan dan situasi finansial Anda. Tentukan jumlah perlindungan yang Anda butuhkan, durasi polis, serta manfaat tambahan yang mungkin Anda perlukan seperti asuransi kesehatan, cacat tetap, atau rawat inap. 2. Cari Informasi Mengenai Penyedia Asuransi Lakukan riset dan cari informasi tentang penyedia asuransi jiwa yang terpercaya dan memiliki reputasi baik di Jepang. Periksa ulasan, rating, serta klaim dan layanan pelanggan dari berbagai perusahaan asuransi untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat. 3. Perhatikan Syarat...

Sepuluh Penyebab Klaim Asuransi Tidak Dibayar

Apakah penyebab-penyebab klaim asuransi yang Anda ajukan tidak dibayar? Tidak sedikit orang yang sudah merasa ketakutan kalau mendengar kata asuransi. Memang tak bisa dipungkiri kalau asuransi masih mendapatkan citra negatif bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Kebanyakan orang beranggapan kalau semua perusahaan asuransi itu sama saja bisanya hanya mengobral janji. Namun faktanya kini sudah banyak sekali perusahaan asuransi yang profesional. Salah satu faktor yang menjadi tolak ukur kualitas dari suatu perusahaan asuransi ialah pelayanannya dalam membayar klaim kepada para nasabah. Perusahaan asuransi yang cepat tanggap dalam menindaklanjuti permohonan klaim merupakan perusahaan yang berkualitas. Sebaliknya perusahaan asuransi yang berbelit-belit seperti enggan memberikan pertanggungjawabannya dapat dikatakan tidak berkualitas. Tapi sebelum memberikan penilaian seperti itu, alangkah baiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu kenapa sih klaim Anda sampai ditolak? Sebenarnya hanya...